Wednesday, March 28, 2012

Ayah...aku rindu!

Semenjak kepergian bapak ke Surga, hidup kami tidak jauh berbeda. Hanya ada rasa sepi setiap malam tiba. Biasanya ketika aku pulang kerja, pasti aku menemui bapak sedang menonton TV, channel MetroTv dan TvOne, favoritnya, dan pastinya beliau akan ikut berkomentar. Kini ketika berita demo kenaikan BBM marak ditayangkan di televisi, dia sudah menyaksikannya bukan dari tempat duduk di ruang Tv yang biasa dia duduki, tetapi dia menyaksikan dari Surga.

Ooohhh Bapak, betapa kami merindukanmu....
Kini rumah menjadi sepi, tak ada lagi sosok yang bisa diajak ribut
Maafkan aku ya bapak, kalo selalu menyakitimu...

Sungguh tak menyangka, kepergianmu akan secepat ini
3 bulan lebih sudah kami tak bersamamu.. Ohh Tuhan berikan tempat yang nyaman untuk nya

Kini aku tahu artinya kehilangan orangtua untuk selamanya
Aku pikir, kita akan memiliki waktu yang panjang untuk bersama-sama menikmati dunia ini
Ternyata, Tuhan punya rencana lain

Bapak, malam ini aku merindukanmu