Sunday, February 13, 2011

Valentine's day yang ga sukses

Love is something eternal ; the aspect may change, but not the essence
-Vincent Van Gogh-

ruang tengah, 13.02.2011

Pengen sekali terus menerus dapat membahagiakan kedua orangtua. Hahh...hal yang sangat menyejukkan dan menggembirakan hati ini jika mereka tersenyum dan merasa senang. Di usia mereka yang sudah melewati setengah abad, belum banyak yang saya berikan, mungkin lebih banyak beban yang mereka terima. Tapi saya tidak mau, mereka selalu sedih. Saya pengen mereka menikmati yang enak enak dan indah indah dalam sisa hidup mereka.

Soal saya belum juga menemukan teman hidup, mungkin itu menjadi pemikiran mereka, tapi saya tidak mau mereka terus merenungi tentang hal itu. Biarkanlah penantian dan pencarian tentang teman hidup ini mengalir saja...tidak usah direncanakan waktunya kapan, karena itu HAKnya Jesus.

Balik lagi ke misi membuat orangtua bahagia, siang tadi jam 10 :53 sepulang dari gereja, saya mengajak mereka makan di salah satu tempat makan, sengaja saya pilihkan tempat yang nyaman, yang bersih dan yang ga berisik. Saya tahu, kedua orangtua saya tidak terlalu suka jenis makanan yang 'aneh-aneh',,cukup makanan rumahan pasti itu sudah cocok buat mereka.
Mengingat besok hari valentine juga, saya pengen sekali mereka merasakan kebahagian, lepas sejenak dari rutinitas mereka atau bahkan kejenuhan hidup mereka. Bagaimana tidak jenuh, selama seminggu full mereka stay di rumah. Pastinya jenuh kan,,,

Makanan sudah saya pesan, 3 porsi plus juice sesuai yang mereka mau. Hati ini sudah senang sekali,,,,,tapi saya tidak mengerti dengan karakter ayah saya. Selalu saja ada kata kata nya yang membuat saya down,,,selalu begitu, selalu tidak pernah menghargai apa yang saya lakukan. Selalu saja gagal membuatnya untuk bahagia...entahlah ayah saya terbuat dari apa :(
Naluri seorang ibu pasti merasakan apa yang saya rasakan saat itu, ibu saya berkata " hargailah apa yang anakmu perbuat, dia sudah ajak kita ke sini dengan satu ketulusan dan keinginan agar kita bisa merasakan makanan yang enak ditempat ini..jangan selalu membuat anakmu sedih"..itu kata kata ibuku kepada ayahku siang tadi.

Saat itu sebenarnya airmata ini sudah ga bisa tertahan, sampai saya tidak tahu lagi bagaimana jadinya jika airmata ini menetes...
Apa yang akan terjadi siang itu, jika saya tidak bisa menyembunyikan rasa sedih ini...

Saya hanya otak atik keypad hp, sambil sebenernya tidak jelas apa yang saya lakukan.

Tuhan...mengapa sulit sekali untuk menyampaikan niat tulus ini kepada ayah, saya rindu dia untuk merasa senang, refreshing dan menikmati usia tuanya...tapi selalu saja terhempas dengan omongan yang membuat hati ini tergores..
Bisa ga sih, ayah saya tinggal duduk, saya pesan makanan, makanan datang dan dia menikmatinya....hanya itu,,,itu aja keinginan saya..gak lebih..tapi sulit sekali.

Saya hanya ingin merayakan "hari valentine" tahun ini dengan mereka,,dengan membuat mereka senang.

Mungkin gagal, tapi mereka tahu, --saya-- anaknya ingin menyenangkan mereka.

Happy Valentine everyone
Let's share your happines to everybody
Let's give your attention to every people who feel lonely
and make them so precious!!



Thursday, February 10, 2011

--sekali lagi tentang iri hati--



Kamarkoe, 10.02.2011
Manusia selalu saja mencari masalah dengan hatinya. Ketika seorang pria melihat wanita yang jadi pujaannya maka pria itu menjadi jatuh hati, jiwa merasa tak tenang ingin selalu ada di dekat sang wanita, dan selalu menggebu untuk mengungkapkan isi hati. Tatkala isi hati sang pria diungkapkan sang wanita ternyata tidak menyambut dengan perasaan yang sama, maka sang pria menjadi sakit hati,,,jarang sekali pria yang menerima keadaan ini dengan lapang dada.

Saat kita melihat seseorang dapat membeli tas bermerk yang harganya jutaan rupiah, saat teman mendapatkan promosi jabatan di kantor, saat kehidupan oranglain berjalan mulus, maka timbullah iri hati. Idealnya...kita ikut senang jika ada teman atau rekan yang berbahagia, dan ikut menangis ketika teman dirundung duka.

Tapi keadaan ideal itu nampaknya tidak bisa diaplikasikan dalam kehidupan di jaman abad 21 ini..menurut saya, entahlah menurut para ahli - ahli agama yang mengajarkan tentang kasih terhadap sesama.

Ketka seorang kerabat menelepon menceritakan keluhannya tepatnya rasa iri hatinya, ada rasa sedih dalam dada ini, ingin sekali membantu dia, agar iri hatinya dapat pergi jauh dari kehidupannya, tapiiiii aku ga bisaaaa...
Aku hanya bisa meminjamkan telinga ini untuk menampung keluh kesahnya, ceritanya, dan semua unek uneknya. Sampai disatu sisi dia sadar bahwa rasa iri hati ini tidak boleh dipelihara. Tapi "rasa" ini selalu hadir dan hadir lagi...

Rasanya aku bagai diberi cermin ketika mendengarkan keluh kesah kerabatku, cermin yang memantulkan perasaaan yang sama yang sering menghampiri diri ini...
Ketika rasa iri hati itu hadir, rasanya benci sekali melihat sosok yang membuat kita iri hati, males rasanya untuk bercengkrama dengan sosok itu.

Iri hati terjadi mungkin karena kita diperlakukan tidak adil oleh orang sekitar, oleh bos kita atau oleh orangtua, atau mungkin iri hati juga terjadi karena kita tidak bisa menerima kelebihan oranglain.

Bukannya manusia diciptakan sepaket dengan kelemahan dan kelebihannya?

Saat rekan kita bisa bersinar menjadi bintang, saat itulah hati kita menjadi redup, menghitam dan menghasilkan rasa yang "bau nya tidak sedap" dan mengeluarkan kata kata yang sepantasnya tidak terucap. Hahhh...efek hati yang iri bisa menghasilkan satu keadaan yang tidak nyaman,,lebih lebih tidak nyaman untuk kita sebagai orang yang dilanda iri hati.

Runyam. Menutup diri. dan selalu berfikiran negatif akan tindakan tindakan oranglain.

Adakah yang punya antivirus iri hati??

Mungkin dengan antivirus ini, iri hati tidak menyerang hati kita, dan hati kitapun sehat sejat saja, tidak ada luka atau flek flek yang membuat hati menjadi busuk.

Kenapa tidak kita katanya kepada hati kita di depan cermin begini .."hatiku..jangan kau galau, karena si A bisa beli tas merk guess, si B bisa menjadi manager di kantor, si C sebentar lagi menikah dengan seorang eksekutif muda, si D bisa berkeliling eropa, si E mendapatkan beasiswa ke Jerma, dan si F.....si G.....si M,...si X......si Z menjadi pengusaha sukses...karena kau harus tau, semua kehidupan manusia ada yang mengatur, kita hanyalah pemain pemain sandiwaranya, lakukan sesuai dengan pengatur kehidupan manusia, dan bersyukur dengan apa yang kita peroleh..roda kehidupan akan berputar.."


Tuesday, February 1, 2011

***Tak kunjung kutemui siluetmoe**


waiting for you with a lot of patient ^01.02.2011^

Malam yang teduh, membuai angan yanng terbalut dalam raga yang terlalu letih. Angan ini melayang, mencoba dengan keras untuk menggambarkan wajahmu di anganku.
Sudah dengan segenap daya, ku coba dan coba terus untuk membingkai wajahmu di pelupuk mataku. Akhh..mengapa sulit sekali, anganku ini membentuk siluet wajahmu,,yahhh hanya siluetpun mengapa tak bisa...

Tolonglah,!!
ayooo masuklah dalam anganku, walaupun hanya berbentuk siluet
Atau kalo kamu memang malu bertemu aku dalam kelelahanku, berbisiklah...
Aku rindu mendengar suarumu...
Hahh...mana..mana bisikan suaramu..
Kamu masih malu juga..
Hanya suara...aku tidak meminta lebih..
Sepatah kata..
Ucapkanlah..
Heyyy...berkatalah,,,se paaaa taaahhh saja..

Ughh..aku bertambah lelah..
Dari tadi aku mengiba...menghamba...padamu
Aku merindukanmu...rindu semua tentang kamu..
Rindu semua dengan pertemuan pertama kita..

Kamu dimana sih...

Mengapa kamu menyiksa aku seperti ini..
Apakah aku menyakiti hatimu, sampai kau melakukan ini padaku
Aku rindu kamu,,sangattttttttttt...

Bagaimana cara mengiba yang bisa meluluhkan keangkuhanmu
Angkuh..karena tidak mau hadir dalam anganku
Semenit...
Oghh mungkin terlalu lama ya?
30 detik??
Hahhh..tetap tak mau?
5 detik...??? Ayolah...5 detik berarti sekali bagiku..

aRghhhhh....meradang aku
Habis sudah kekuatanku...
Kamu tau, aku lelah sekali malam ini,,,

Lelah mencari kamu dalam anganku..

Tak kunjung kutemui siluetmu..

Lagu ini buat kamu...kamu yang tak kunjung mau hadir menjadi siluet sekalipun...

Ku menunggu
Ku menunggu kau putus dengan kekasihmu
Tak akan ku ganggu kau dengan kekasihmu
Ku ‘kan selalu disini untuk menunggumu

Cinta itu
Ku berharap kau kelak ‘kan cintai aku
Saat kau telah tak bersama kekasihmu
Ku lakukan semua agar kau cintaiku

[*]
Haruskah ku bilang cinta
Hati senang namun bimbang
Ada cemburu juga rindu
Ku tetap menunggu

[**]
Haruskah ku bilang cinta
Hati senang namun bimbang
Dan kau sudah ada yang punya
Ku tetap menunggu

Datang padaku
Ku tahu kelak kau ‘kan datang kepadaku
Saat kau sadar betapa ku cintaimu
Ku ‘kan selalu setia ‘tuk menunggumu

Back to [*][**] 2x

Ku tetap menunggu
Ku tetap menunggu
Ku tetap menunggu
Ku tetap menunggu