Friday, December 26, 2008

asikk holiday,,its look like me time (ngapain yah??,,)

Liburan, ngapain?
Rencana liburan ke luar kota jauh banget dari harapan
Ngunjungin Mall mall,,,ahhh boring juga ya (ngabisin duit,,hihihi..)
Saya harus nge save duit buat Taon baru eh bukan,,maksudnya di taun dpn saya pengen banget punya si kompi walking walking,,but gile dollarnya masih 12rb..

Halah,,, kapan ya dolar phobia ketinggian?
Ntar saya tularin deh, biar si dollar turun dari tahtanya,,
sukur sukur bisa menjamah titik 8rb,,,seneng pasti saya

Kompi walking walking,,,secepatnya dikau akan kubawa pulang..(berharap..wek)

Siang ini, ke tempat penyewaan DVD
Terus terang, saya tidak tahu film-film apa yang baru, yang jelas kalo resensi di belakang sampulnya terasa rame menurut saya, langsung deh saya pinjam.

Hahhhh,,tipe-tipe drama lagi yang saya pinjam
Pengen juga sih nyewa yang gendre lain, tapi kok tangan selalu menggapainya tipe-tipe drama, yahhh mungkin itulah karakter saya.

Saya ga tahu film2 yang saya sewa release an tahun kapan..(jangan diketawain ya kalo itu udah keluaran lamaaa,,,)
1. P.S. I love you (ini ga terlalu lama kali ya, soalnya perasaan pernah lihat iklannya di koran2,,,)
2. The nanny diaries (ini ga tau,,,,semoga menghibur yaa..)
3. My girl n I (korea punya,,romantis abiez nampaknya)
4. Just My luck (kayaknya ini film lama deh coz sampulnya dah lecek banget..)

My sister calling, nungguin saya di BIP. aduh males banget,,,
tadinya pengen cepet nyampe rumah, masuk kamar, nyalain dvd, leyeh-leyeh,,,nonton deh
me time ,,,,tapi masih harus di tunda nampaknya.

Thursday, December 25, 2008

natal dalam nasi bungkus

Malam Natal, menggoda seseorang untuk berbagi
Pesan Natal selalu mengisyaratkan 'hendaklah kamu saling mengasihi dan saling berbagi dan hidup dalam Damai'

Natal tahun ini tidak hujan, baguslah. Berharap rencana Violet bisa terrealisasi.
Violet berkeliling menyusuri jalanan mencari sosok yang mengharapkan curahan Kasih.

Sepi,jalanan lengang,,,



Pria botak, dengan celana pendek dan kaos kumal, berdiri di dekat lampu merah, loncat-loncat dan tertawa sendiri.
Violet : "Ini, mau?" sambil menurunkan kaca mobil dan mengulurkan sebuah nasi bungkus
Pria botak : #mengampiri sambil tetap tertawa, di ambilnya bungkusan itu, dan dia mengacungkan acungkannya kepada beberapa pengamen yang ada di pinggir jalan# ada sukacita dalam bahasa tubuhnya
Violet : #merasakan sukacita juga#

Violet : "pak, ini?" (mengulurkan sebungkus nasi bungkus)
pemungut sampah dengan tangan buntung: "terimakasih neng,,,"
(hahhh,,mereka langsung bilang terima kasih, tanpa tanya ini apa, mereka tulus menerima niat baik violet, rasanya kok senang ya menerima ucapan "terimakasih" malam itu...)

Violet : berjalan mendekati pemungut sampah yang sedang mengorek-ngorek tempat sampah di pinggiran jalan juanda "pak, sudah makan..?"
Pemungut sampah : "belum"
Violet :"ini pak, ada makanan"
Pemungut sampah : " terima kasih"
Violet : "Selamat NATAL pak..."

Violet : jiahhh,,lampu merah (di lampu merah dpn BII Riau),,ada anak-anak yang jualan cobek
violet buka kaca mobil " dek, sudah makan ?"
Anak penjual cobek : "Belum"
Violet : " ini.."(mengeluarkan 2 buah nasi bungkus)
Anak penjual cobek : "terimakasih"
Violet : "Met NATAL YA..."
Anak penjual cobek : tersenyum

Violet : memasuki jalan buah batu, jam menunjukkan pukul 23.10
"stop, ada peminta-minta tuh dengan kaki buntung"
Pengemis kaki buntung : lampu merah, dia menghampiri beberapa mobil yang terhenti karena lampu merah, mengharapkan ada yang memberi dia uang recehan.
Violet : coba mendekati, tapi pengemis kaki buntung malah ke tengah jalan, violet menunggu di pinggir jalan, sampai si pengemis kaki buntung menepi ke pinggir jalan.
Lampu hijau akhirnya, sang pengemis itu menepi ke trotoar.
"Mas, ini ada makanan buat mas.."
Pengemis kaki buntung : tersenyum, mengucapkan "terimakasih"...

Maju dikit, menuju pertokoan griya buah batu, violet melihat beberapa anak kecil berkerumun
Violet : " dek, lagi ngapain"
Kerumunan anak-anak : "jualan cireng..."
Violet : "udah makan belum?"
Kerumunan anak-anak : "belum"
Violet : mengeluarkan 3 buah nasi bungkus "ini, makan ya"
Kerumunan anak-anak : "terimakasih"
Violet :"Selamat NATAL..."
Kerumunan anak-anak : "dan selamat tahun baru kak,,,"
Violet : tersenyum dan berlalu...

Violet terus menyusuri jalanan dan jam menunjukkan puluh 23.30, violet memasuki jalan asia afrika, tepat di dekat Savoy homan dan gedung KAA, banyak sekali disitu mobil2 berhenti, ramai sekali, ternyata di situ juga jadi tempat ajang wisata kuliner, banyak orng2 bermobil, berhenti disitu dan asik menyantap makanan yang menjadi khas di bandung.

Ironis sekali, diantara jejeran mobil itu, di teras-teras gedung perkantoran di sana derah bank mandiri, banyak sekali kaum-kaum miskin yang mungkin bekerja sebagai pemulung, mencoba menggelar tikar bututnya atau koran sebagai alas untuk memasuki dunia mimpi atau sekedar mendendangkan musik kehidupan dalam dengkurannya.
ughhhh,,banyak sekali mereka,,,,

Violet : turun dari roda empat, membawa keresek, berjalan menuju teras perkantoran itu,,,belum sampai dari arah yang hendak dituju sudah ada seorang pria berjalan menuju si violet
"pak ini makanan buat disini, bagi-bagi aja ya.."
Pria yang mendekati violet : "iya.." sambil menjulurkan tangannya meraih keresek dari tangan violet

Ga dalam itungan detik, mereka saling berebut....

Udara malam itu tambah menusuk tulang, ucapan terimakasih yang tulus dari mulut-mulut mungil mereka menyelimuti violet malam itu, memberi kehangatan.

Terimakasih mulut-mulut kecilku, kalian mengijinkanku, menyalurkan kasih Tuhan, memaknai Natal tahun ini, untuk berbagi, walaupun hanya dengan nasi bungkus.

Thanks God. MERRY CHRISTMAS!!!

Tuesday, December 23, 2008

goes to christmas 2

Sampai di tempat natal, sang gadis diliputi rasa haru, karena kini sang gadis dapat merasakan suasana Natal.

Bulan desember selalu mengingatkan sang gadis, Yesus Lahir, semua makhluk menyambut dengan sukacita, dan dengan pengharapan. Santa Clause dengan swather pit membuat pesta natal semakin semarak.

Kado yang menarik, ada di karung santa clause. Semua anak-anak akan mendapatkannya. Hanya anak-anak,,,sayang sang gadis tidak dalam batang grafik usia anak-anak, dia sudah menjadi gadis.

Natal, ya harus ceria
Gadis, ya harus beda dari anak-anak,,
Gadis, sudah harus dapat mengambil keputusan untuk dirinya sendiri

Natal tahun itu, membuat sang gadis memiliki PENGHARAPAN akan kesembuhan penyakitnya.
Pengharapan akan kesembuhan, bukan sesuatu yang mustahil.

Altar call akhirnya datang
Minyak urapan dibagikan oleh para konselor, sang gadis dengan semangat mengambilnya. Dengan langkah pasti, sang gadis melangkah mendekati altar
Berusaha berada dekat sekali dengan Pendeta yang akan mendoakan
Tangan sang pendeta menggapai-gapai setiap kepala,orang-orang yang ada di depan altar,
Sang gadis berusaha semakin mendekatkan kepalanya agar dapat dijamah oleh Pendeta tsb.
"Berhasil, dia menjamah kepalaku..!" pekik sang gadis dengan hati yang senang

Satu keyakinan yang sang gadis itu pegang, dengan kepalanya di jamah pendeta tsb, sang gadis AKAN SEMBUH.

Dengan hati yang berdebar sang gadis ingin sekali membuktikan, bahwa apa yang dia yakini, ASAL DIJAMAH SAJA KEPALANYA DENGAN MINYAK URAPAN SANG GADIS AKAN SEMBUH, deg deg an itu yang dialami sang gadis.

Rasa ingin tahunya begitu besar, kata-kata dihatinya seakan memburu, memaksa sang gadis untuk cepat2 membuktikan apa yang dia yakini.

Di tengah keramaian orang-orang yang berada di altar call, ada yang nangis, ada yang terus memanjatkan doa-doa, puji-pujian kepada sang raja, sang gadis menggerakkan tangannya dan memasukkan ke mulutnya.
Sang gadis ingin memastikan apakah benjolan yang ada di lidahnya sudah hilang?

depsss,,,hilang sudah impian sang gadis untuk dapat hidup sebagaimana gadis-gadis normal lainnya, lenyap sudah kepercayaan sang gadis akan adanya mujizat, akan adanya kesembuhan. Benjolan itu masih disana!
Kalau sang gadis udah dapat menghilangkan benjolan ini, sang gadis pasti bisa bergaul dengan semua orang tanpa rasa minder, kalau saja benjolan ini bisa hilang pasti si kecengan sang gadis mau menerima sang gadis jadi kekasihnya.

Sang gadis muram
Sang gadis kecewa
Sang gadis bertanya, Tuhan pilih kasih
Orang yang duduk di kursi roda yang ada di samping sang gadis perlahan-lahan dapat berjalan

Tuhan, mungkin murka karena sang gadis berharap mendapatkan kesembuhan dari si pendeta, bukan berharap pada Tuhan. Tuhan marah untuk hal ini, karena TUhan adalah Allah yang penuh cemburu, Dia tidak mau manusia berharap kepada allah lain selain ALLAH yang lahir ke dunia 2008 tahun yang lalu.

Dan sang gadis akhirnya menyadari, bahwa menjadi pengikut Yesus bukan berarti tidak hidup dalam kesakitan, tidak selalu memandang langit biru, tapi ada hal yang mau YESUS rancang buat kehidupan kita.

Sulit memang untuk memahami rancangan Tuhan dlam hidup ini.
Satu hal yang menjadi pegangan sang gadis
cuKUPlah KasiH kARUnia-Ku bagimu, sebab juStru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna (korintus 12 ayat 9A)


pRAISe THE lORD,,,,

Kuasa Yesus Sempurna dalam hidup sang gadis, Tuhan mengangkat rasa tidak percaya diri sang gadis, Tuhan menaruh banyak kemampuan dalam diri sang gadis.

Kini sang gadis masih bisa menikmati perayaan-perayaan natal di tahun tahun selanjutnya...

Tuhan mengcreate sang gadis menjadi seperti apa yang DIA mau, bukan yang sang gadis mau...

Masih banyak penggenapan-penggenapan kesempurnaan KUASA YESUS dalam hidup sang gadis
Thanks YESUS, Kau lahir ke dunia, karena Engkau mau merangkul sang gadis, dan memperbaiki citra dirinya.

Natal selalu menghadirkan perasaan-perasaan mendebarkan dan kadang tidak dapat dipahami.

Iman, itu yang kita perlu di bumi ini.

Friday, December 12, 2008

GOES TO CHRISTMAS....

Guyuran hujan, tak menyurutkan langkah sang gadis, untuk menemukan dimana gerangan perayaan kelahiran “sang penyelamat” itu diadakan. Iklan di salah satu radio swasta,yang mewartakan ttg perayaan itu tak sepenuhnya di dengarkan oleh gadis itu. Sang gadis hanya ingat bahwa acara itu diadakan Sabtu ini jam 18.00. Mengenai tempatnya sendiri, memory otaknya tidak bisa memastikan.

Sang gadis, memang tidak bisa dihalang jika sudah ada maunya. Siang itu, sang gadis bertekad untuk menghadiri perayaan “kelahiran sang juruslamat”. Menurut feelingnya, perayaan itu di adakan di “istana muara” Jl. Muara. Jauh juga dari rumah sang gadis, harus naik dua kali angkot. Tekad sang gadis sudah bulat.



HADIRILAH PERAYAAN NATAL DISERTAI MUJIZAT PENYEMBUHAN
DI PIMPIN OLEH PDT Drs.YP (yang sangat diurapi Tuhan dan pernah mengalami mujizat kesembuhan dan bla,,,bla,,,bla,,,,)




Undangan yang membawa satu pengharapan bagi sang gadis. Hujan yang menemani perjalanan sang gadis menuju tempat perayaan tak menjadi penghalang.
Entah..semangat dari mana yang ada di hati sang gadis.
Satu hal yang ada di benak sang gadis, sang gadis hanya ingin sembuh.

Sembuh. Tidak lebih.

Sang gadis sakit? Mengapa dia pergi seorang diri, dalam dekapan hujan pula. Bukannya nanti tambah sakit?

Sang gadis tidak peduli. Itulah sang gadis, jika punya mau harus di
lakukan, walaupun seperti sekarang, dia masih remang-remang mengenai tempat dimana perayaan itu.

Nekad.

Hujan tidak semakin reda, malah sebaliknya, kaca jendela diselimuti kabut, dan awan hitam di langit mengumpal, gumpalan yang berisi titik titik air yang siap di curahkan ke bumi.

“Stop bang...!”
Setelah hampir satu jam, akhirnya sang gadis tiba di daerah Istana Muara. Dengan payung sang gadis menyusuri jalan itu menuju gedung Istana Muara. Angin yang berhembus, membuat sang gadis sempat kewalahan menahan payungnya agar tidak terbang dihembuskan angin sore itu.
Sepi, itulah suasana Istana Muara, ketika sang gadis tiba di tempat itu.
“loh, kok sepi,,,”, sang gadis tercengang...berarti bukan disini .
Sang gadis, maju menghampiri beberapa orang bapak yang berkerumun disitu (mungkin para pegawai gedung itu)
“Pak, hari ini disini tidak ada acara Natalan?”
“ooo,,,tidak ada, ini sedang di dekor untuk resepsi pernikahan untuk esok hari”, seorang bapak menjawab sang gadis.

Seratus persen salah feeling sang gadis.

Sang gadis, mengeluarkan HPnya dan memencet nomer radio swasta yang mewartakan perayaan Natalan ini,
“halo,,mba, saya mau tanya, kalo acara Natalan yang dipimpin Pdt. YP itu dimana?”
“ di gedung Balai Sartika mba...”
Hahhhh,,,gedung itu kan deket dengan rumah saya, pikir sang gadis. Sang gadis ga perlu melakukan perjalanan yang mencekam selama hampir se jam dalam angkot dan diselimuti embun. Mengigil kedinginan.

Segera sang gadis menyebrangi jalan,menyetop angkot abu abu.Semangat sekali sang gadis. Pyuuhh..

“Stop bang...”

Akhirnya sampai juga. Dan bener saja, parkiran mobil sudah penuh, Gedung itu sangat berkilau, suara band yang mengiringi lagu “dari pulau dan benua, terdengar selalu trus, lagu pujian semua, bagi nama penebus, Glooo...oooo...ria, in exelcis deo.......”

Acara sudah dimulai hampir seperempat susunan acara sudah terlewati.
Sang gadis masuk. Ada rasa tidak pede, karena badannya agak basah akibat air hujan yang menyentuh tubuh sang gadis, dan celana panjangnya juga kena hujan.
Pede aja lagi. Sang gadis datang ke sini karena dia ingin bertemu Tuhan,mengucapkan selamat datang ke dunia bagi sang Juruslamat, dan sang gadis ingin merasakan mujizat Tuhan yang luar biasa.

Sang gadis ingin sembuh.

Masih bertanya, sakit apa sang gadis? Tidak nampak lesu, malah sangat semangat

to be continued...

Monday, December 8, 2008

Lagi, terjadi...

Liburan 3 hari ini, membuat moneyku terkuras (ihiks..)
Tapi tetep hari ini mengunjungi mall juga
setelah kemaren terjebak di semua jalan kotaku tercinta, bandung tea,,,
kemaren, semua rencana untuk silaturahmi ke mall-mall yang ada batal
bayangin, jam 3 sore, saya masih terjebak di jalan Padjadjaran dalam guyuran hujan pula
mau nangis, kaki pegel soale nginjek rem dan kopling tak henti-henti,,,,

Hari ini, karena money dah menipis, saya jalan-jalannya ga lama
nyampe rumah, nonton tv,,,

Guys,,kejadian lagi, acara yang berbau kambing eh maksudne berbau "berbagi' menyebabkan rusuh.

Sebelumnya, menjelang hari raya idul fitri tahun ini, ada bapak haji yang membagikan zakatnya dalam bentuk membagi2kan rupiah beramplop, ini juga menelan korban, karena adanya rasa tidak sabar dari orang2 yang hendak menerima zakat tersebut (masih ingat???)

Hari ini bertepatan dengan idul adha, hari raya umat islam
di hari raya ini, diadakan penyembelihan hewan kurban
dari berita di tv dan dilansir juga di webini, dikabarkan bahwa di beberapa tempat (bogor, surabaya, jakarta, dan ada tempat lain) warga yang sudah mengantri untuk mendapatkan "seplastik" daging kurban itu berdesak-desakan dan menyebabkan berjatuhannya orang2 di depannya.

Sebenarnya ada fenomena apa, haruskah setiap ada pembagian "sesuatu" berebutan?
Tak bisakah budaya antri yang khas indonesia itu diterapkan?

Di tv itu, saya lihat banyak perempuan lanjut usia dan ibu-ibu yang membawa anak balita dalam antrian, kasian mereka berdesak-desakan

Polisi dan aparat lainnya yang menjaga antrian saja bisa kalah, terdesak oleh dorong-dorongan orang-orang yang mengantri itu.

Ada seorang ibu yang diwawancarai, "mengapa harus berdesak2an dan berebutan seperti itu?"
si ibu menjawab, "habis sudah lama tidak makan daging"


Tragis ya, sudah lama tidak makan daging?
sementara kita saja sering merasa bosan makan daging, yang bisa sampai berhari-hari ada di meja makan. tidak disentuh. ada sombong, ada angkuh.


Yahhh kalo urusan perut, siapa sih yang tidak berjuang untuk mengisinya

Berharap, kejadian ini tidak terjadi lagi
Senang di masa krisis ini, masih ada orang-orang yang punyahati untuk berbagi
Labih senang lagi, apabila niat suci orang yang memberi itu disambut oleh orang yang diberi, dengan hati tenang dan bersabar menunggu tiba waktunya, "sedekah" itu tiba i tangan kita, tanpa desak-desakan, tanpa ingin menyakiti sesama juga.

Thursday, December 4, 2008

my new crown's

Ughhh,,orang orang merespon "not good" tentang potongan rambut saya yang baru
Berponi.

Kamu yang nyaranin saya untuk pakai poni
New image ...kamu bilang
Kamu bilang, jangan monoton, berubah !!!
Karena kamu yang bilang, dan kata-kata kamu yang bisa menyihir ketidakpedean saya, jadilah,,cut,,cut,,,cut..kreeeekkk,,rambutku berponi

Diblow
Saya terpana dengan penampilan baru saya
Tapi agak aneh sih
Kamu belum terbiasa aja, kamu memberi peneguhan kembali
Yaaa,,yaa mungkin juga

Berubah ada kalanya menyenangkan
Adakalanya juga melelahkan
Tapi kali ini yang saya rasa adalah saya dipaksa (rasanya) untuk memaximalkan kepedean saya.
Susah. so heavy,,,
But harus saya coba.

Ada yang komplen juga.
Saya ga cocok dengan poni.
Jadul katanya.

Tapi demi kamu.
Semua akan saya lakukan.



Untaian kata yang kamu haturkan di telinga saya
membuat saya "pengen" "pengen" "pengen" menjadi orang yang berani menerima kritik
dan pengen juga menjadi orang yang bisa "mengikuti kata hati"