Monday, December 28, 2009

---K**a**U---

Jika aku disuruh memilih salah satu orang yang ingin ku benci..kau terpilih untuk kubenci
Aku benci padamu baru saja..meskipun aku sudah mengenalmu hampir 3 dekade
Sejenak kupikirkan peranmu dalam hidupku, pukulan menyakiti ragaku, ucapanmu menyayat kalbuku. Saat kubutuhkan kau sebagai sosok yang harusnya menerima aku 'apa adanya' ternyata kau malah menuntutku untuk menjadi insan yang 'banyak adanya'

Tahun tahun ini semakin meninggi tensi kebencianku padamu, kau tak berubah
seharusnya kau semakin wise, semakin memahami kehangatan kebersamaan

Kau senang membuat airmata berlinang, menyebalkan!!!!
Sekeras apapun aku menangkis sindiranmu, makianmu, tuntutanmu, kau tak pernah merasa terpojok, tak pernah kau merasa sakit hati, tak pernah kau mau mengalah.
Ooo my god...mengapa Kau menghadirkan dia dalam kehidupanku

Aku cape, menyambut pagi dengan kicau sindiranmu, bukan kicau burung yang menyemangati aku menjalani hari
Mengapa aku disini Tuhan?
Kau..ya kauuu ...apa sih perannya dalam hidupku?
Aku benci kau,,,sampai sampai aku ingin berlari jauh darimu
Kau bisa nampak baik didepan umum, memberi wejangan yang menyejukan bagai surga diluaran, tapi didalam kau menghadirkan neraka

Ingin kubenci kau..Menuntutku lebih...Tidak menghargai pencapaian2 yang aku raih..baginya itu tidaklah berarti
Kau selalu mendongak ke atas, kau menilai kesuksesan aku dari nilai rupiah yang bisa aku tampilkan di wajahnya, jadi pejabat teras, menguasai sektor publik, dikenal banyak orang
Heiii....kau..sudah sekeras apa kau mengajarku tentang hidup?
Pernahkah kau membuka mataku tentang hidup?
Kadang aku berpikir aku jahat..pernah menginginkannya cepat berlalu dalam kehidupanku

Aku cape...aKU pengen menikmati hidup yang lebih tenang

Saturday, December 26, 2009

***There is a (lot of) reason ***

Kamu mempertanyakan kenapa aku baik kepadamu
Dan aku harus menjawabnya...
Dalam benak ini banyak sekali alasan mengapa aku baik kepadamu
Hanya ada satu hal yang mengganggu di otak ini, kenapa kamu mempertanyakan itu?

........

Aku rasa wajar sekali pertanyaan itu muncul
Karena aku juga terkadang mempertanyakan itu kepada orang yang berbuat baik kepadaku
Tapi kembali terbersit di otak ini, salahkah ada orang yang berbuat baik, hal anehkah, sampai harus muncul pertanyaan demikian?

Berbuat baik sudah pasti yang utama didasarkan karena kita sebagai manusia sosial ga bisa hidup sendiri harus bergaul dan tentunya agar pergaulan kita menjadi lebih nyaman untuk dijalani yaa kita harus berbuat baik. Orang atheis sekalipun tahu bahwa manusia harus berbuat baik kepada sesamanya, terlebih kita mahluk yang mengakui adanya sang Pencipta yang mengajarkan kepada kita tentang ajaran kebaikan dan Cinta Kasih.

Terkadang no reason kenapa kita berbuat baik. Tapi aku dibuat pusing saat ini dengan pertanyaanmu "kenapa kamu baik ama aku"?
Dan kamu selalu menagih jawaban itu...dan aku sekarang sedang menguras pikiran,,bukan bukan untuk mengada ngada soal alasan yang kamu minta, tapi menguras pikiran aku tentang bagaimana saya memaparkannya, karena terlalu banyak alasan kenapa aku berbuat baik padamu....hihihii

Bentar..bentar..aku mikir dulu gimana ya cara menjelaskannya..

Aduh,,,aku mengalami kesulitan untuk menjelaskan tentang begitu banyaknya alasan kenapa aku baik sama kamu. Aduh.,...jadi pusing...Jadi berputar putar neh..

Ok, ini untuk pertama kalinya saya jujur tentang perasaan aku sama oranglain, selama ini aku lebih banyak menyimpan erat erat tentang perasaan ini, tapi aku dapat pemahaman bahwa kasih itu harus diungkapkan..jiahhh keceplosan deh..uppss malu *pipi merah muda neh* segudang alasan itu terangkum dalam satu 3 kata ^aku sayang kamu^

Karena rasa itulah, aku jadi melihat yang baik baik dalam dirimu. Kamu yang sederhana, kamu yang menerima saya apa adanya padahal aku ga sempurna (bukan aku minder loh.minder dah jauh jauh pergi dari aku setelah aku berani menerima diri aku apa adanya), kamu yang mau aja aku ajakin kemana aja, kamu yang mau ajakin aku makan siang bareng, kamu yang ga suka maksa malah aku yang banyakkan maksa kamu tapi kamu ga pernah komplen, kamu yang ga banyak gombal, kamu yang polite ama aku, dan kamu yang lugu padahal temen kopdarnya bejibun hihihi, kamu yang memiliki jenjang pendidikan yang bagus, kamu yang kasih kesempatan buat aku berbagi (udah lama aku ga berbagi...), denganmu aku ga perlu pake topeng.

Lebih baik kamu tahu soal ini, karena tokh tidak ada salahnya. Aku hanya menjawab pertanyaanmu kenapa aku baik padamu. Dan mungkin kamu akan kaget atau sekedar terbengong bengong saat tabir ini terkuak (cieee..). Logikapun bekerja saat masalah hati datang, kita sama sama dewasa, sama sama tahu apa yang kita mau, jika perasaan yang sama tidak ada di hatimu, ga perlu kamu menjauh atau berupaya menghilang dari kehidupan aku.

Perasaan tidak bisa dipaksakan. Jodoh itu urusan Tuhan. Jadi inget novel perahu kertasnya Dee halaman 426-427 yang bilang cinta sejati itu terjadi ketika seseorang yg tidak minta apa apa dari kita, tapi kita mau memberikan segala-galanya buat dia.

Akhh lega rasanya bisa menyelesaikan postingan ini....

Setelah postingan ini, cerita (kekaguman) tentang kamu tidak lagi menginspirasi aku untuk menjadi tema di blog aku ini, but thanks..mauliate untuk kesempatan mengenal dirimu, walaupun hanya di permukaan.

Selamat menyambut masa depan yang indah & Pernikahan bahagia in Jesus!!! God Bless....

Wednesday, December 23, 2009

Baju Natal

Tak terasa Natal tinggal 2 hari lagi menjelang. Natal sekarang beda dengan natal sewaktu saya masih kecil. Berbeda dalam antusias dan preparing. Dulu, sewaktu masih kecil dari awal desember sudah merengek minta dibelikan baju baru, sepatu baru dan bando baru. Ketika saya kecil, mama selalu menjahit sendiri baju natal kami (saya dan kedua kakak perempuan saya). Motif kain dan model bajunya sama, alhasil kami tampil seperti anak kembar tiga. Kadang kami protes karena selalu tampil kembar, kami malu.

Teman-teman sekolah minggu, tidak ada yang berbaju kembar seperti kami. Mereka selalu membeli baju natal di Mall, dulu yang terkenal di Parahyangan Plaza dan Ramayana. Baju mereka lucu lucu, tampil manis dan ceria layaknya dunia anak anak yang penuh kegembiraan. Renda renda, pita pita dan manik manik yang berkilauan membuat pesona mereka luar biasa, nampak seperti anak orang kaya. Sedangkan kami, dengan kreasi jahitan mama, tentunya seadanya tidak segemerlap baju yang dipajang di mall.

Kadang kami protes tidak mau berbaju kembar, dan mama pun akan memberi pengertian bahwa keadaan keuangan keluarga tidak mencukupi kalo harus membeli baju di mall, dan jika kami dibuatkan baju dengan motif kain yang kembar, karena dengan membeli kain lebih banyak dalam meterannya akan lebih murah harga yang di dapat. hahhh..hidup kami memang serba berkecukupan, cukup untuk pake baju made in mama,,hihihi.

Tapi aku, ketika kecil aku selalu mengamati baju oranglain, dan kalo ada model yang aku suka, pasti aku minta ke mama untuk membelikan. Entah mengapa, jika aku minta di belikan baju di mall mama selalu mewujudkannya, apakah karena aku cewek bungsu???
Hahhahaha...kadang kakak kakak saya suka curi curi untuk mencoba baju yang aku beli di mall.

Waktu kecil, aku lihat guru sekolah mingguku cantik sekali mengenakan atasan putih, yang ada renda renda berbentuk bunga, ada mute dan manik maniknya, bagus sekali...alhasil pulang sekolah minggu, aku langsung ceritakan baju guru sekolah minggu itu ke mama. Dan beberapa hari ke depan saya dan mama berkeliling di mall ramayana, mama sampai bingung, karena sudah lama melihat lihat baju yang terpajang tetap aku ga nemuin yang sama persis seperti baju guru sekolah minggu ku itu. Itulah aku,,,kalo punya mau harus dicari,,,:)

Jadi melayang lagi nih memori ke baju baju masa kecil dulu...
Teringat lagi, saat kakak ku yang nomer dua, mencoba baju sailormoon aku...ampe dia paksain masuk, secara badan dia lebih gede dari aku, yahhh jadi agak sobek jaitannya, aku marah dan nangis, baju bagusku rusak,,,

Dari kecil dulu kalo masalah fashion aku paling rewel, banyak maunya, makanya ampe sekarang kebiasaan itu terbawa, ampe tukang jait suka tobat tobatan kalo aku mau jait, abis maunya banyak banget, detail ampe tukang jaitnya bingung, yang aku mau kayak gimana..

Sekarang Natal ga selalu harus memakai baju baru, malahan malu kalo pas hari Natal pake baju baru hihihi...
Tapi antusias menyambut Natal seharusnya seperti kecil kita dulu. Dari jauh jauh hari sudah mempersiapkan Natal, memasang pohon Natal, latihan drama (jadi inget wkt itu kebagian jadi domba di sekitar palungan Tuhan Yesus), paduan suara,,,ahhh indah pokoknya Natal waktu kecil.

Natal, Kelahiran Juruslamat..membawa pengharapan baru walaupun tanpa baju baru!!

Tuesday, December 22, 2009

Kalo aku tahu..pasti aku ga begini..


Kalo tahu kamu begitu, pasti aku ga bakal begini
Kalo kamu ngaku kamu udah begitu, pasti aku bisa jaga biar hati ga begini
Coba waktu itu kamu cerita kalo kamu sedang mempersiapkan ini, pasti aku ga bakal kaget kayak sekarang
Semua tanya mengapa begini mengapa begitu, kini terjawab sudah
Sayang bukan dari mulutmu, tapi dari suara teman temanmu

Layakkah aku memaki? Rasanya ga perlu
Salahkah malam malam yang kita lalui? Rasanya tidak juga, karena kita tidak melakukan apa apa
Menyentuh tanganpun tidak
Iya kan...
Adakah yang salah dengan malam malam itu?

Malam itu kita hanya memesan satu porsi soto sulung dan satu porsi baso tahu
Soto sulung yang isinya lebih banyak daleman sapi tidak habis kusantap
Baso tahu yang kupesan untuk mu, ludes bersih tak bersisa di piringmu

Sebenarnya soto sulung itu tidak habis kusantap, karena aku grogi
Aku takut kamu ilfil dengan cara makanku...
Aku takut kalo soto itu habis kusantap, kau akan menilai aku cewek gembul
hehehehe

Malam itu, hanya makan, ngobrol ga penting, kau menunggui ku ke toilet, berjalan ke parkiran dan kita pulang

Di dekatmu aku bisa jadi pribadi yang tidak bertopeng
sampai kamu bertanya "harusnya kamu jaim dong di depan orang baru"
uuupss..pentingkah?? selain grogi saat menyantap soto sulung itu tak ada lainnya yang buat aku harus berjaim ria
Di dekatmu aku merasa nyaman

Doamu semoga aku mendapatkan pria pendamping yang baik dan bertanggungjawab semoga terkabul
Dan doaku, walaupun berat...
Semoga di hari pernikahanmu, semuanya lancar dan menempuh hidup baru yang sangat diberkati oleh yang maha kuasa...
Tulus kusampaikan (really???)
Tetap aku menunggu, kabar bahagia ini darimu langsung...
Dan sepertinya aku harus mendelete no hp mu di phonebook ku (still confuse)
Karena, mengenang kebersamaan kita sungguh membuat aku merindukan sosokmu
Karena, melupakan kebersamaan kita sangat sulit tapi aku harus segera mereplace perjalanan itu...

am I a looser??

aihhh..kapan melow ini pass away yaa...^_^...^_^...^_^..




Thursday, December 17, 2009

Pengen kirim message

Siapa yang menyukai perpisahan? Dari sekian banyak manusia di dunia mungkin banyak yang menolak mentah mentah perpisahan. Lain cerita jika berpisah dengan orang yang selalu sering berselisih dengan kita. Eitt..tapi kadang dirindukan juga, ga ada temen untuk berselisih lagi, ga ada temen untuk saling balas omelan hahahhaha...

Siang ini, lagi duduk di ruangan kerja temen, kebeneran dia ga di ruangan, temen yang ruangannya saya pinjam sedang melayat salah satu keluarga rekan kerja yang meninggal. Katanya meninggal tadi pagi, karena sakit darah tinggi, padahal masih terbilang muda, kemungkinan masih berumur 29 tahun, dan sudah memiliki 2 buah hati.

Loh,,loh,,,kok ceritanya jadi nyambung ke tema soal perpisahan, padahal ga direncanain, apakah ini suatu kebetulan?

Ditinggal meninggal oleh seseorang yang sangat disayangi pastinya sedih sekali, sangat...karena kita tidak bisa bertemu secara raga dengan sosok tersebut, tidak bisa lagi seperti dulu.

Perpisahan kenapa harus ada?
Orang bijak bilang, bukan perpisahan yang kusesali tapi pertemuan yang kusesali.
Kalo tidak mau berpisah jangan mengadakan pertemuan, demikian mungkin intinya.
Kalo tidak mau ada pertemuan berarti nanti kita akan menjadi mahluk individu, sendirian...ihhh apa enaknya sendirian coba...kesepian mungkin :(

Tapi kenapa harus ada perpisahan?
Misteri apa yang terkandung dari perpisahan...

Siang ini, hanya bisa mengenang masa kebersamaan dengan orang yang kini sudah tidak bersama lagi. Saat berbagi cerita, saat berbagi makanan dan saat berbagi kebetean
'jenuh banget,,beteeeeeeeeeeeeee...jalan yuk?" itu bunyi smsku
dan kamu pun akan menjawab " ayoo,,,,main kemana kita?"
Kini, aku ga bisa lagi kirim message seperti itu lagi, karena kamu tidak disini lagi
dan entah mengapa aku pun tak berani mengirim message dengan bunyi bunyi yang lain
Aku takut...
Tapi aku rindu..

Tuhan, mengapa kau ijinkan pertemanan kami hanya sesaat hanya dalam itungan hari?
Saat aku merasa ada seseorang yang menerima aku dengan segala apa yang ada padaku, saat aku merasa aku bisa berbagi, saat aku merasa aku menjadi seseorang yang memiliki rasa sayang..saat itu juga Kau jauhkan dia dari aku

Ahhh..kangenn

Siang ini jadi melow,,,kangen,,ga bisa apa apa hanya mengenang yang sudah terjadi