Saturday, April 9, 2016

Ternyata.....ini menyakitkan ya...




Memang sudah salah dari awal, tapi kita maksa. Walau susah dan airmata maksa dan ngotot keluar,keputusan harus dibuat. Hidup kita ga mungkin begini terus, perlu naik kelas ke fase kehidupan selanjutnya.

Kini mungkin jatahnya logika naik di tahtanya, ga lagi mengedepankan perasaan. Maaf sekali untuk keputusanku. Ternyata walaupun hidup saya milik saya, ternyata ada pihak lain juga 'menanam saham' dan menanti pembagian deviden.

Hahahahaha....berasa di bursa efek yaa...

Tetapi bukan karena ada yang memaksa saya untuk realistis, tetapi memang ini pemikiran dan keputusan saya sendiri.

Tidak adalagi yang harus dipertahankan, tidak ada lagi yang harus ditunggu. Percayalah...kita memang tidak berjodoh. Please...jangan terus berkutat dengan instingmu. Buka mata...tatap sekitar, dan pastikan kita tidak tidur dan terus bermimpi.

Saya....kamu...baik baik saja.
Saya....kamu...partner yang saling klik
Saya....kamu....punya cita cita yang sama menjadi pengusaha
Saya....kamu....saling tahu gimana caranya menyanyangi satu sama lain
Saya tahu kalau kamu stress, marah....apa yang harus saya lakukan supaya kamu tenang
Kamu tahu apa yang harus kamu katakan ketika saya menangis dan terjatuh.

Terimakasih untuk kesempatan mengenalmu

Saya yakin....suatu saat 'perusahaanmu' hahahaha...yang entah kapan berdiri yang selalu kita bahas....yang namanya sudah kita buat....masuk ke bursa saham.

Terlalu muluk ya.

Tapi saya kenal kamu.

Pejuang yang selalu maksa jika punya keinginan harus terwujud.
Gigih.
Apapun kamu kerjakan.

Kita berpisah di persimpangan ini ya....jalanlah terus jangan tengok ke belakang,

Kita tidak tahu di persimpangan mana kita akan berpapasan kembali.

#hapusairmata




No comments: