Thursday, July 9, 2009

Uban oohhh uban...



Pagi itu, saya tertegun di depan cermin
Cermin yang selalu menjadi teman setia, yang kadang saya harapkan dia berkata " you are the most beautifull in the world"
Cermin yang saya harapkan membisikan celoteh celoteh manis
puja dan puji terhadap sesosok wajah yang ada dihadapannya, yaitu saya
mmm...banyak sekali harapan harapan saya terhadap si cermin, nyatanya semua terendap
Cermin tetaplah sang sahabat yang membisu namun menyampaikan sejuta isyarat

Kembali ke perihal ke'tertegun'an saya di depan cermin pagi itu
Saya menemukan sehelai rambut yang tertanam di kulit kepala saya dengan warnanya yang penuh kebijakan...sebuah uban
Hahhh..uban???
Sejenak saya tidak terima akan kehadiran si uban yang dengan elegannya melenggang dan menancapkan akarnya di antara mahkota saya yang curly legam.

Kalian tahu kenapa saya tidak terima kehadirannya?

yaaa...yaaa...yaa...uban lambang usia yang menua
sementara saya merasa seharusnya saya belumlah mendapat kunjungan si putih halus itu
gakkk mauuu....pokoknya ga relaaaaaa...

Saya selalu takut menjadi tua
Kalian memiliki rasa yang sama tidak?

Menjadi tua berarti kita mulai tersisih
Menjadi tua berarti mulai menjadi kelompok yang produktifitasnya mulai dipertanyakan
Menjadi tua berarti mulai berkurang daya saing dengan yang ranum ranum

Pesimis

Pantesan banyak iklan iklan kosmetika yang menawarkan pencegahan 'penuaan' dini
Pantesan banyak sekali seminar seminar yang mengupas tuntas rahasia memperlambat penuaan dini
Di google saya search soal penuaan dini, ditemukan kata kata "perangi" penuaan dini
Dan satu lagi, seringkali orang ngebela belain mengeluarkan koceknya untuk membeli sebuah buku pedoman pola hidup sehat yang ujung ujungnya untuk menghambat proses penuaan dini

Yup...pengen rasanya forever young

Nyatanya tua tidak bisa ditolak, cepat atau lambat dia akan menyapa kita

Ketika tua itu menggandeng lengan kita, ketika kacamata plus selalu bertengger di hidung kita, ketika kaki rasanya sulit untuk diajak berjalan, ketika punggung rasanya pegal jika harus duduk berlama lama, ketika kursi malas menjadi peraduan yang sangat digemari, dan album kenangan menjadi buku yang berulang ulang dibolak balik, dipandangi sambil terkekeh sendiri lalu raut wajahmu berubah menjadi sedih, dan ada rona kerinduan pada masa masa berjaya dulu.

akankah kita gak terima, ketika sang cermin memantulkan lebih dari sekedar sehelai uban di pagi yang lain...?

12 comments:

eha said...

tenang, tenang ... lama2 juga bisa bersahabat ama uban, hehe ... klo engga, semir highlight aja, sip!

denny said...

heh,
uban itu tanda tua ya
walah...
to, aku udah ubanan sejak smp
jadi gimanaaaa ni to...

*panik*
hehehe...

Kabasaran Soultan said...

Menjadi tua ngak semenakutkan sekali kok .

Menjadi tua artinya menjadi lebih bijak.
menjadi tua juga berarti lebih matang
Menjadi tua artinya juga menjadi lebih beragam warnanya.
Menjadi lebih tua harusnya juga menjadi lebih baik.

Curly_t@uRus said...

@ eha : yup..pada akhirnya mau ga mau emang harus bersahabat siy,,,
ide bagus tuh di highligt plus operasi pengencangan kerutan kerutan wajah hahahhahaha...

@ denny : weeeealahhh,,berarti gue salah panggil dong, kudunya gue panggil kamu opung,,,wkwkwkwkk,,

@ kabasaran : iya pak emang harusnya semakin tua semakin baik,,karena udah deket ke pintu surga,,hihihihi

Enno said...

hahaha...

sama kayak denny, aku juga ubanan dari SMP.

trus gimana dong? masa aku dipanggil eyang putri gitu ya?

kekekek

tenanglah... masih byk cat rambut di toko buuu...

nie said...

tenang..tenang...justru harusnya kan makin tua makin bijak. klo uda ada embel2 "B" nya itu, gak ada yg harus dikuatirkan toh. semua org pada akhirnya akan menjadi tua dan keriput. :D

eh sana, cabut ubannya. hahaha

Curly_t@uRus said...

@ enno : pantesan lu akrab banget dengan adikmu si denny, ternyata kalian punya saling ketergantungan ya, saling mencabutin uban satu sama lain dari sejak SMP,,
hihihiihhi

@ nie : ini sambil cabut uban bu,,
salam kenal

edratna said...

Saya udah punya uban sejak mahasiswa, dan kelihatannya ini ada faktor keturunan. Kedua anakku pun telah ada satu dua uban saat mahasiswa.Sepanjang rambut dirawat dengan baik agar tak rontok, bukankah sekarang banyak cat rambut...dan bisa makin gaya?

Fanda said...

Siapa sih yg suka menjadi tua? Tapi penuaan kan ga bisa ditolak? Jadi yah siap2 aja dari awal. Lagian, fisik memang akan menua, tp tidak dgn jiwa dan pikiran. Makanya..semnagat terus yah!

SAHABAT BLOGGER said...

" KITA SEMUA AKAN BERUBAN SALAM PERSAHABATAN DARI AGUS FAUZY WONG KEDIRI JAWA TIMUR INDONESIA RAYA "

Jangan lupa berkunjung ke blog saya ya...di www.agusfauzy.com blog ini berisi tentang pribadi saya dan juga untuk berbagi ilmu serta pengalaman saya didunia maya ini dengan -(( MOTTO ))-
" BERTEMAN, BELAJAR, BEKERJA DAN BERIBADAH "

Kunjungi pula blog bisnis saya www.wargabisnis.com blog ini saya gunakan untuk affiliate saya jadi anda mau ikut monggo...tidakpun tak ada paksaan , didalam blog ini anda akan menemukan seleksi bisnis internet yang saya ikuti, ya.. mudah-mudahan blog bisnis ini bisa membantu warga Indonesia yang mau terjun kebisnis online untuk memilah dan memilih bisnis internet yang banyak bermunculan didunia maya ini tanpa ada paksaan apapun jadi tak ada yang merasa tipu menipu. saya membuat blog ini sekedar sampingan bisnis saja dan mungkin teman-teman ada bisnis baru yang bertanggung jawab tidak merugikan sesama bisa hubungi saya... he he he ceritanya lagi demam bisnis ya.... ya buat koleksi aja.... sori sob banyak iklannya

" SALAM BLOGGER DAN SAHABAT PENA INDONESIA "

Ade said...

aku dah ubanan dari kuliah mba.. dah keturunan sih kayaknya, jadi ga ada hubungannya sama umur :-D

Ga usah kawatir mba.. yang penting semangatnya tetap semangat muda kan ;-)

Curly_t@uRus said...

@ ade : benerrr banget,,,forever young yaaa...