Saturday, March 14, 2009

suddenly feminim,,,,



Ketika seorang anak perempuan tumbuh menjadi dewasa
jiwa kewanitaan menyembul keluar awalnya
lama lama naluri itu berubah dari tunas menjadi pohon kokoh
itulah hakekat seorang wanita






jika aura kewanitaan itu hadir dan menjalar di suatu tempat
menusuk sukma setiap insan di radiusnya
sampai ke sumsum
dan terasalah kedamaian dan kehangatan pelukan seorang wanita
terasa melindungi
memberi ketenangan
damai...


apakah itu yang mempengaruhi saya siang ini ?
libur begini biasanya saya memilih untuk tidur tiduran malas dan membaca beberapa teenlit or novel yang sempat dicuekin beberapa lama
entahlah, tiba tiba hari ini pengen sekali masak
ughhh padahal saya paling ogah masak, enakan langsung makan masakan mama :)
karena mamaku tadi asik volley bersama team nya
saya langsung saya pergi belanja dan memilih menu sendiri


bingung mo beli apa
akhirnya pilihan jatuh pada udang, makanan kegemaranku, dan sayur sawi putih
sederhana
ya..karena saya memang tidak bisa memasak, dan ini adalah ide nekad saya
ga berani beli yang macem macem, hanya yang sederhana saja

sreng,,sreng,,sreng,,susuk dan wajan saling berbenturan menembangkan satu alunan yang syahdu,,wakakakkak,,,
adekku datang dan menertawakan kepiawaianku menjadi koki siang itu
dan dia berkomentar " waduh, udah jangan sibuk sibuk masak, ga bakal ada yang makan masakannya..", wakakakkak dia menertawakan ku dengan puasnya

adikku sendiri,,,adikku sendiri meragukan kualitas hasil masakanku, waduh sebagai wanita seutuhnya saya merasa terhina, saya merasa direndahkan, wahh wahhh jiwa feminisku keluarrrr,,,hahahhaha (gak segitunya juga,,,udah biasa kok adikku meledek seperti itu..:-P)

kepalang tanggung, walaupun diledek, saya harus menuntaskan masakanku

jadi deh, udang bumbu merah dan oseng oseng sawi putih,,,,upppp not bad
lumayan juga buat menu siang ini,,hihihihihihii,,,


ternyata di salah satu station radio saya denger, hari ini adalah hari kaum perempuan internasional, hahhhh kok bisa kebeneran ya
ooo berarti itu menandakan kalau saya, wanita seutuhnya dan sesaungguhnya,,,(hehehhe memang pernah meragukan ya kalau saya wanita,,,wkwkkwkwk,,,)

seneng
bisa melakukan satu aktifitas yang diluar kebiasaan

sejauh jauhnya wanita melangkah
setegar tegarnya wanita berdiri
setomboy tomboy wanita berlagak
satu yang tidak mungkin dapat dihilangkan
jiwa feminim, rasa keibuan, naluri kewanitaan
memberi keteduhan dalam tatapan matanya
memberi ketenangan dalam tutur katanya
memberi kesempatan pada pria untuk menopangnya
ketika tetes airmata itu mengalir
wanita, mahluk tegar yang butuh ditopang

5 comments:

Enno said...

waduh nyobain atuh masakannya...

kirim ke jakarta udangnya! aku juga doyan udang! haha

Curly_t@uRus said...

@enno : ke bandung aja no,,,
ntar gue masak special deh buat dikau
tapiiiiii apapun rasanya kudu ludes di makan ya,,,(hahahhaha ada nada2 rasanya gak keruan niy,,,hehehhee)

denny said...

aku mau... udang...

mok, kita ke rumah dia aja besok? acem?

ceritaeka said...

Ide.nya orisinil ! :)
Feminin emang sesungguhnya ada di setiap perempuan, mungkin kadarnya aja yang beda ! :)

Salam Kenal !

Rawins said...

"jika aura kewanitaan itu hadir dan menjalar di suatu tempat
menusuk sukma setiap insan di radiusnya
sampai ke sumsum
dan terasalah kedamaian dan kehangatan pelukan seorang wanita"

kayaknya yang ini asiik...
tapi sayang, perempuan sekarang lebih suka menonjolkan aurat bukannya aura...