Thursday, March 5, 2009

makna kehilangan

banyak orang yang mengalami kehilangan, dan pastinya sangat menyakitkan
apapun itu, ada rasa tidak terima jika sesuatu yang kita miliki tiba tiba dirampas diambil dan tidak menjadi milik kita lagi.

airmata bisa mengalirkan sumber air yang membanjiri bantal kita ketika kepedihan karena kehilangan itu menerpa kita.
besoknya mata sembab, sudah di poles pake make up pun masih saja kepedihan itu nampak tidak bisa dibohongi

iseng beres beres kamar, yang sudah lama ga dibersihin hahaaha jorok banget ya sayah, saya menemukan satu renungan harian yang bulannya sudah lewat, ada satu renungan seperti dibawah ini

--------------------------------

makna kehilangan

siapa yang tdk sedih ketika kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidupnya?
seorang ibu menangis pedih karena kehilangan anak tunggalnya yang meninggal karena kecelakaan
semua orang akan mengerti kepedihan hati sang ibu dan memakluminya apabila sang ibu menangisi kepergian si anak sedemikian rupa

bicara tentang kehilangan, sesungguhnya tidak ada yang menandangi kepedihan Ayub.
bayangkan, dalam sekejap hartanya abis.
bukan hanya itu, kepedihannya makin bertambah ketika semua anaknya pun tewas seketika, bahkan kesehatannyapun hilang.
dalam sekejap, ayub, yang semula adalah orang kaya raya menjadi orang yang sangat miskin.

Dari orang yang memiliki anak menjadi ayah yang tanpa anak lagi
dari orang yang sehat menjadi orang yang memiliki sakit borok di sekujur tubuh
kurang apalagi derita Ayub?

Namun luar biasa, dari mulut Ayub tidak keluar kata2 keluhan tetapi sebuah kata pujian " Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan!

Ayub sadar bahwa semua yang ia miliki bukan miliknya, melainkan milik Tuhan sehingga tatkala Tuhan mengambil semua yang ada pada Ayub, Ayub tidak protes dan menuduh Tuhan sebagai tokoh yang kejam dan adil

Adakalanya dalam hidup kita, kita mengalami kehilangan. Memang berat dan pedih jika kita mengalaminya. Namun mati kita memandang semuanya itu sebagaimana Ayub memandangnya supaya kita dapat menghadapi peristiwa kehilangan dengan tetap berpengharapan.

--------------------------------

Satu hal yang saya percaya, ketika kehilangan itu datang, marah itu yang kita lakukan, nangis pasti juga, apalagi bagi cewek, tapi yakinlah semuanya itu gak bisa kita elakkan, hidup kita bukan milik kita, semua ada yang mengatur.

Berserah dan percaya saja, Tuhan punya satu rencana dari kehilangan yang memedihkan itu menjadi satu hal manis dikemudian hari.
Saya tidak pernah tahu, apa yang akan terjadi di kemudian hari.
Percaya saja,,,itu yang diminta Tuhan.

Hidup yang kita jalani gak bisa lepas dari campur tangan Dia, percaya berarti taat pada aturannya. Setelah kita taat, Tuhan ga tinggal diam, He must do sweet something.....

minjam istilah pak mario teguh, lakukanlah dan perhatikan apa yang akan terjadi.....:-P

No comments: