Wednesday, November 5, 2008

kehilangan itu menyakitkan

Seberapa penting kamu dalam hidup saya. Saya tidak pernah tahu, karena memang saya tidak 24 jam bersama dengan kamu. Lebih sering, saya mencuekkan kamu. Saya tidak tahu apa gunanya kamu untuk saya.

Pertama kali saya bertemu denganmu ketika saya ingin mengupdate tipe ponsel saya di BEC. Kamu ternyata ikut pulang bersama dus ponsel yang baru saya beli.

Sejak kamu ikut menginap di rumah saya, saya jarang menggubris kamu, saya jarang bercengkrama dengan kamu. Saya terganggu kalau kamu dekat-dekat saya. Saya menjadi terikat, gerak-gerik saya menjadi terbatas.

Saya tidak tahu, apakah kamu menjadi marah, dan pergi. Sekali ini, saya sempat kebingungan mencari kamu. Saya tahu, saya bisa hidup tanpa kamu, tapi saya ga mau kamu pergi. Saya mau kamu tetap bersama saya, disini. Karena kamu saya tukar dengan nominal yang tidak sedikit.

Kamu asli, tidak palsu. Kamu orisinal,tidak tiruan. Saya suka dengan segala sesuatu yang asli. Saya jaga kamu, tapi kamu menghilang juga. Untuk yang pertama.

Kamu tahu,saya pernah sangat menginginkan kamu, saya pernah sangat membutuhkanmu. Saya yakin kamu disitu, tapi saya hampiri ternyata kamu tidak ada disitu, kamu kemana?

Untuk pertama kalinya saya fokus mencari dirimu. Liburan itu saya ingin kamu menemani saya, saya ingin berjalan-jalan bersama kamu, tapi entah kamu marah atau dapat tuan lain, kamu ngumpet atau sekedar menyepi, saya tiak tahu...

Kamu memang aneh, kamu baru muncul ketika saya sudah pulang dari berlibur.
Kamu bodoh, diajak berlibur malah menolak dengan cara melarikan diri.

Tapi saya tetap ingin kamu ada disisi saya lagi.
Tanpa sengaja ketika saya membuka laci si "violet" eh ternyata kamu sedang sleepingbeauty disitu, oohh jadi kamu merasa "adem" deket si "violet",,,
Yaaa.yaaa..yaaa.. bolehlah kamu merasakan dekapan tuan lain.
Menurutmu, dekapan siapa yang lebih hangat saya atau si violet?
Kamu tidak menjawab, seperti biasa kamu membisu.

Sampai akhirnya saya menemukan jawabannya. Kamu memilih untuk benar-benar meninggalkan saya. Dan kamu tidak mungkin kembali. Kenapa?
Saya sudah menemukan fungsimu yang ternyata tidak mengikat gerak gerik saya, kamu bisa kok saya pakai dengan menu loudspeaker...
Jadi kamu tidak usah betengger di telinga saya selama saya ingin mendengar radio atau musik dari hp 6300 saya.

Ahhh,, my handsfree, kenapa kamu akhirnya memilih pergi?

foto diambil dari sini


Kamu pergi tanpa pamit. Kini, saya sedang dalam masa berkabung, entah sampai kapan. Karena kamu orisinil, karena kamu berharga (kalo orisinil pasti mahal..)
Yaaahh saya harus membudgetkan dana untuk menjemput "temanmu" yang lain, yang tentunya orisinil juga...

Semoga kamu tenang di tempat barumu. Begini rasanya kehilangan.
Cintailah apa yang ada disekitarmu.
Sekarang kamu merasa dia tak berguna, tapi kalo dia pergi, kamu baru tahu ternyata kamu memerlukannya.

No comments: